Blog Menyelamatkan Pergaulan Bebasku, Like Blogger

Sejarah unik dalam diri yang akan saya bagikan kepada teman teman danu adji semua. Dulu saya adalah seorang yang hobynya keluar malam dan menghabiskan waktu tidak jelas, di tambah lagi pergaulan bebasku yang dulu tiada batas.

Saya terlahir disebuah desa kecil, yang bernama desa Sukadamai kehidupanku semasa kecil disana yaitu seperti anak anak biasa yang  suka bermain, mengaji bersama, dan sangat suka jika pulang sekolah berjalan rame rame. Tetapi kesenangan itu telah cepat berlalu sampai akhirnya saya mulai masuk sekolah menengah pertama (SMA).

Dimasa tersebut pergaulanku mulai berubah, mulai yang mengenal cinta, minuman keras, rokok, wanita, dan banyak pergaulan buruk yang saya terima ketimbang pergaulan baiknya (menurut pandangan awam saya). Awalnya saya sangat senang dengan pergaulan baru yang telah saya dapat, tapi lambat laun saya merasa ada yang mengganjal dalam diri, dan ingin keluar dari pergaulan tersebut, tetapi sangatlah susah. Karena sudah seperti budaya dan kondisi lingkungan yang kurang mendukung untuk berubah, akhirnya saya jalani dengan lapang dada dan mengalir saja.

Tapi efek yang saya rasakan dari keputusan saya untuk mengikuti alur kehidupan yang saya jalani ini menimbulkan efek mental yang saya bawa sampai saat ini dan susah untuk dilupakan, ini adalah salah satu pelajarn informal yang seharusnya dilatih orang tua agar kehidupan seorang anak menjadi lebih jelas dan tidak setengah setengah. (Hanya pengamatan)

blogger

Sampai pada akhirnya saya lulus dari sekolah menengah pertama dan saya memutuskan untuk melanjutkan kuliah di Jogja. Dengan harapan saya bisa merubah gaya hidup yang lebih baik dari hari hari sebelumnya. Tidak bisa dipungkiri bahwa tuhan itu memang adil, karena saya terbiasa dengan hidup yang tidak jelas, dan saat masuk kuliah ketemulah saya dengan teman yang sama seperti di SMA dan semuanya itu kembali mengingatkan saya kepada masalalu. Saya mencoba untuk mengikuti dengan menipu diri sendiri tetapi pada akhirnya hati kecil saya memberontak dan memutuskan untuk berhenti kuliah. Saya sangat beruntung sekali bisa mengikuti kata hati saya, dan benar sekali selama ini saya telah membohongi hati untuk tetap bertahan dipergaulan yang tidak saya sukai.

Setelah keluar dari kuliah saya memutuskan untuk menetap terlebih dahulu di Jogja sambil menenangkan diri. Dan setelah beberapa minggu keluar kuliah ketemulah saya dengan seseorang yang saat itu sedang makan diangkringan, kami berbincang bincang dengan santai dan disitulah saya mulai mengenal blog karena teman baru saya tadi menceritakan sedikit hobinya.

Mulai dari situlah saya iseng iseng mencari informasi seputar dunia blogger dan macam macam. dengan mengikuti dan mengalir saja dikegiatan baru saya ini akhirnya saya lupa dengan dunia negatif maksudnya disini saya lebih merasa tenang merasa nyaman, tanpa diganggu banyak orang karena kalau hanya sekedar ngeblog itu bisa dilakukan sendiri dikamar kosan. Setelah beberapa bulan berlalu saya sangat menyukai kegiatan blogging, karena saya hampir tiap hari bisa menemukan teman yang berkecimpung di dunia blogging sehingga saya lupa pada masa lalu yang membuat saya gelisah.  Sampai pada akhirnya dibukalah pendaftaran kuliah baru, saya mengingat kembali tujuana awal saya jika pergi di Jogja, dan akhirnya saya memutuskan untuk mendaftar kuliah lagi tetapi di tempat yang berbeda.

Saya mendaftar di universitas muhammadiyah yogyakarta, karena menurut saya itu adalah universitas yang mampu mengajak saya untuk menemukan pergaulan yang lebih baik didunia perkuliahan. Dan memang betul sekali setelah saya menyendiri berbulan bulan dikamar kosan dan mengelilingi sudut sudut kota jogja di tambah hoby baru saya yang tersalurkan, memberikan dampak postif kepada saya sehingga bisa memutuskan mana yang terbaik untuk diri sendiri.

Dan dimulailah dari situ saya merasa saya benar benar hidup tanpa harus membohongi hati sendiri dalam bergaul. Akhirnya saya mendalami dunia bloging dan terus berkarnya walau bisa di bilang miris lebih dari 6 bulan saya belum menghasilkan profit dari blog, tetapi saya tidak bosan, mungkin karena sudah menjadi hobi.

Ada sekelumit cerita ni ketika saya berusaha menjadikan diri saya pantas menjadi seorang blogger. butuh perjuangan yang tidak sebentar, menguras waktu dan pikiran untuk mendapatkan hobi ini. Ada beberapa bloger master yang saya jadikan panutan agar saya bisa semangat untuk ngeblog, salah satunya adalah pemilik situs Joko Warino Blog alat blognya adalah jokowarino.id. Terus ada juga saya sering mengikuti seminar bloger bloger dijogja. Pokoknya saya sangat menikmati dunia blogger. Blog yang saya kelola ada beberapa buah tapi belum maksimal semua. Mungkin karena saya belum benar benar total untuk mendalaminya. Berbagi informasi adalah sebuah kalimat yang patut untuk ditujukan untuk seorang blogger.

Dan sekarang saya sangat bersyukur kepada Tuhan karena dengan mempertemukan saya dengan dunia bloging saya jadi lebih baik dan bisa melupakan dan meninggalkan sedikit demi sedikit sikap yang selama ini membuat saya sering down.
Mengkin kalau ada diatara kalian yang masih bingun untuk memutuskan sesuatu atau masih merasa gak enak dengan pergaulan yang saat ini sedang dijalani berarti ada yang salah. Cari masalahnya dan temukan solusinya, jangan lupa untuk selalu berdoa.

Dan inilah pendidikan informal saya yang bisa saya bagi. Jika kamu punya pengalaman ayo share aja disini

loading...

One Response

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *