JAKARTA — Tulisio mengumumkan transformasi workflow produksi konten melalui integrasi kecerdasan buatan pada 26 Agustus 2026. Pendekatan tersebut dihadirkan secara online melalui platform Tulisio sebagai bagian dari upaya membantu pengelolaan proses dari bahan mentah hingga menjadi artikel.
Menurut keterangan yang diterima, Tulisio menghadirkan pendekatan baru dengan menempatkan AI pada berbagai tahapan kerja. Tahapan tersebut mencakup pengumpulan bahan, pengolahan informasi, penyusunan ide, hingga pengembangan artikel.
Pendekatan ini ditujukan untuk pengguna yang bekerja dalam produksi konten. Tulisio menyebut kelompok yang terlibat meliputi penulis, content marketer, pemilik bisnis, dan tim editorial.
Berdasarkan data yang diberikan, Tulisio mengembangkan alur produksi yang memungkinkan pengguna membawa bahan yang sudah dimiliki ke dalam proses kerja. Alur tersebut dirancang untuk membantu menganalisis bahan yang ada dan mengembangkannya menjadi konten dengan dukungan AI.
Pihak Tulisio menilai penggunaan AI dalam produksi konten berkaitan lebih luas dari proses menghasilkan tulisan secara otomatis. AI diposisikan sebagai bagian dari alur kerja untuk membantu mengurangi pekerjaan repetitif.
Dengan pengurangan pekerjaan repetitif, pengguna diharapkan dapat lebih fokus pada kualitas serta arah konten. Skema ini mempertahankan kendali pengguna atas ide dan informasi yang mereka miliki selama proses produksi berlangsung di platform.
Perwakilan Tulisio dalam keterangan resmi menyampaikan pandangan terkait peran AI dalam alur kerja tersebut.
“AI seharusnya tidak hanya menjadi alat untuk menghasilkan teks. Kami ingin AI menjadi bagian dari keseluruhan proses kerja konten, sehingga pengguna bisa bekerja lebih cepat tanpa kehilangan kendali atas ide dan informasi yang mereka miliki,” ujarnya.
Model kerja yang ditawarkan menempatkan bahan milik pengguna sebagai titik awal. Bahan tersebut kemudian diolah melalui tahapan terstruktur di dalam platform sebelum dikembangkan menjadi artikel akhir.
Tulisio merupakan platform produksi konten yang berfokus pada pengelolaan alur kerja dari tahap awal hingga artikel jadi. Informasi lebih lanjut terkait pendekatan dan fitur yang tersedia dapat diakses melalui platform Tulisio.