Agribisnis Itu Jurusan Kuliah Yang Gajinya Besar, Gak Percaya ?

Jurusan Kuliah Yang Gajinya Besar – Judul yang membuat pengunjung bikin gemes, apa benar kalau kuliah di jurusan agribisnis itu gajinya besar? Ya tidak dong namanya juga kuliah, bukan kalian yang digaji tapi malah kalian yang bakal bayar uang kuliah. Tapi kenapa saya membuat judul seperti itu? apakah ini hanya pencitraan agar kalian ngeklik artikel ini dipencarian google? Bisa jadi begitu, namun dibalik itu semua, saya ingin berbagi cerita yang saya dapatkan dari guru. Selain mendapatkan cerita saya juga mendapatkan beberapa pembuktian bahwa kuliah dijurusan agribisnis memiliki banyak sekali hal hal penting untuk bisnis di kehidupan yang pas sekali di masyarakat Indonesia yang belum banyak diketahui oleh banyak orang. Banyak yang meremehkan kuliah dijurusan ini.

Tulisan ini saya buat berdasarkan beberapa cerita dari dosen dan alumni dari jurusan agribisnis. Sebelum lanjut kepada inti yang sebenarnya tidak terlalu penting tapi juga berguna untuk pembaca, sebaiknya kita ketahui terlebih dahulu apa itu agribisnis. Agribisnis adalah sebuah bisnis yang bergerak dibidang bertanian atau yang mendukung segala jenis bentuk kegiatan pertanian, mulai dari hulu hingga hilir, Penyebutan “hulu” dan “hilir” mengacu pada pandangan pokok bahwa agribisnis bekerja pada rantai sektor pangan (food supply chain). Atau yang saya pelajari adalah, agri adalah pertanian, dan bisnis adalah usaha komersial artinya kegiatan yang berusaha untuk mendapatkan keuntungan. Jadi kalau digabungkan, agribisnis itu usaha pertanian yang harus menghasilkan untung. Untuk lebih jelasnya kalian bisa mencari informasi di google, mungkin rujukan bisa dari wikipedia. Selain dari wikipedia ada banyak sekali para ahli yang mengartikan apa itu agribisnis.

Dari pengertiannya saja bisa kita pahami bahwa kuliah di agribisnis sama saja kuliah bisnis. Agribisnis mempelajari strategi memperoleh keuntungan dengan mengelola aspek budidaya, pascapanen, proses pengolahan, hingga tahap pemasaran.

Atau sampai sini kalian sudah paham apa maksud dari judul yang saya buat?

agribisnis-jurusan-kuliah-gajinya-besar

gambar google

Jadi ceritanya kurang lebih seperti ini:

Banyak orang beranggapan bahwa kuliah agribisnis hanya akan bertemu dengan sawah, maupun jenis pertanian pada umumnya. Ada yang lebih parah lagi bilang seperti ini, “mau jadi petani ngapain harus kuliah”. Saya adalah mahasiswa yang pernah gagal, dulu saya adalah seorang mahasiswa jurusan teater dan pindah ingin menjadi pak tani di jurusan agribisnis. Ketika saya berhasil masuk jurusan agribisnis tidak hanya teman, orangtua saya pun juga mengatakan demikian, karena pada saat itu saya keluar dari jurusan teater orang tua tidak tahu. Saya merasa minder ketika itu, karena sering di katain mau jadi tani kok kuliah, saya minder karena dulu saya belum tahu agribisnis itu apa. Ya taunya pelajarannya tentang budidaya sama bertani disawah, sama seperti orang awam. Setelah saya mengetahui agribisnis itu seperti apa, saya memberanikan diri untuk menuliskan artikel ini dan saya ingin kalian membaca.

Sory kalau bahasanya acak acakan, bukan penulis handal.

Apa yang membuat saya yakin dengan agribisnis, ketika kita membicarakan bisnis dibidang pangan, siapa yang tidak senang coba, hampir setiap hari manusia membutuhkan yang namanya makanan dan semua itu disediakan oleh pertanian. Salah satu peran orang agribisnis adalah seperti pengertian diatas strategi memperoleh keuntungan. Kalau udah menguasai strategi memperoleh keuntungan mau gaji berapa coba? apalagi yang kita upayakan adalah produk pangan yang hampir seluruh manusia dibumi membutuhkan makanan dari pertanian.

Seperti yang sudah dijelaskan di agribisnis ada dua aspek yang dapat dikelola yaitu aspek hulu dan aspek hilir. Apa itu aspek hulu dan aspek hilir? Aspek hulu sendiri bisa dijelaskan secara singkat yaitu hal yang berhubungan dengan input, seperti pembibitan input produksi, sarana produksi dan lain lain, sedangkan untuk hilir bisa diartikan pada distribusi, pengolahan dan pemasaran.

Bila kita mampu mengelola satu saja komoditi entah itu di hulu maupun hilir, ditambah lagi dengan visi yaitu memperoleh keuntungan, pasti pendapatan kamu bakal lebih besar ketimbang mereka yang bekerja dikantoran.

Ini bukan tentang gaji lagi ya, dimana kamu harus menunggu sampai tanggal 1 baru menerima gaji. Ini soal bisnis, mau pendapatan kecil ataupun besar, bisa kamu dapatkan melalui bidang agribisnis. Karena saya yakin tidak semua orang dapat memulai bisnis sendiri atau mandiri, kuliah dijurusan argibisnis juga memiliki prosepek kerja yang mungkin tidak bisa anda anggap remeh. Hampir seluruh universitas di Indonesia, menargetkan mahasiswa jurusan agribisnis menjadi seorang manager. Bedanya orang kuliah agribisnis dengan orang yang langsung bisnis di agribisnis apa? Kalau kamu kuliah di agribisnis, kamu akan bisa menjadi seorang dosen, seorang yang lebih kredibel dimata orang awam dan bila memutuskan ingin bekerja, banyak sekali lembaga yang akan menerima kamu.

Baca: Prospek Kerja Kuliah Agribisnis

Agribisnis itu jurusan yang luar biasa, jadi kalian jangan malu menjadi anak pertanian. Agribisnis bukan untuk disawah. Minimal agribisnis adalah petani berdasi. Jangan lupa untuk melihat artikel terkait mengenai prospek kerja agribisnis yang sudah saya tuliskan di artikel sebelumnya. Dan bisa anda buka dengan link berwarna biru diatas.

Agribisnis itu jurusan yang luar biasa, jangan malu menjadi mahasiswa agribisnis, karena peluang sangat sangat lebar sampai akhir hayat. Karena semua manusia membutuhkan produk pertanian. Apapun yang saya tulis disini adalah murni tanggung jawab saya. Salam pertanian Indonesia. Agribisnis adalah jurusan serta pekerjaan yang gajinya sangat besar.

101 Responses

  1. Pingback: Hidup Mahasiswa Indonesia 26 Agustus 2016
  2. Fitri
    7 September 2016
  3. Duja
    15 Oktober 2016
    • me
      15 Oktober 2016
  4. lulu
    28 November 2016
  5. Ade
    2 Desember 2016
  6. fajar
    15 Januari 2017
    • me
      15 Januari 2017
  7. anggun
    16 Januari 2017
    • me
      16 Januari 2017
  8. Iwan frediono
    16 Januari 2017
  9. Meli
    7 Februari 2017
    • me
      8 Februari 2017
  10. wulandari
    9 Februari 2017
    • me
      9 Februari 2017
  11. aditama
    12 Februari 2017
    • me
      13 Februari 2017
  12. Nur Khakiki
    12 Februari 2017
    • me
      13 Februari 2017
  13. iqbal
    18 Februari 2017
    • me
      19 Februari 2017
  14. yahya
    25 Februari 2017
  15. qonita
    28 Februari 2017
    • me
      1 Maret 2017
  16. Bayu
    6 Maret 2017
  17. Kartika
    12 Maret 2017
    • me
      13 Maret 2017
  18. niken
    19 April 2017
  19. Muhammad Fuad Zulqifli
    20 April 2017
    • me
      20 April 2017
  20. Nina Utami
    26 April 2017
  21. rizki
    28 April 2017
  22. rizki
    28 April 2017
  23. oril
    5 Mei 2017
  24. ADI KRISDIANTP
    6 Mei 2017
  25. dwi
    6 Mei 2017
    • me
      6 Mei 2017
  26. Rafaella Monica
    7 Mei 2017
  27. faldi
    8 Mei 2017
  28. Dian Pitaloka
    13 Mei 2017
  29. Putri
    17 Mei 2017
    • me
      17 Mei 2017
  30. heru yulian
    19 Mei 2017
  31. SiskaIliana
    23 Mei 2017
    • me
      23 Mei 2017
  32. wulanyuma
    1 Juni 2017
    • me
      2 Juni 2017
  33. nicho
    6 Juni 2017
  34. rinny
    8 Juni 2017
  35. hendri
    10 Juni 2017
    • me
      11 Juni 2017
  36. Honglee Marbun
    14 Juni 2017
    • me
      14 Juni 2017
  37. Anggi dwi s
    1 Juli 2017
  38. neti
    2 Juli 2017
    • me
      2 Juli 2017
  39. Neti T
    2 Juli 2017
  40. Intan
    9 Juli 2017
    • me
      10 Juli 2017
  41. Sukmawati
    17 Juli 2017
  42. Nano
    20 Juli 2017
  43. Nop
    20 Juli 2017
  44. Anonim
    8 Agustus 2017
  45. uti
    19 Agustus 2017
    • me
      19 Agustus 2017
  46. Nanda
    23 Agustus 2017
    • me
      23 Agustus 2017
  47. Anonim
    2 November 2017
    • me
      2 November 2017
  48. Yusi krisdiana
    13 November 2017
  49. melinda
    9 Januari 2018
    • Danu Adji
      9 Januari 2018
  50. ing
    9 Januari 2018
  51. Alldhy
    11 Januari 2018
  52. yesi lindia sari
    12 Januari 2018
  53. indah
    12 Januari 2018
  54. adi
    12 Januari 2018
  55. ernita
    13 Januari 2018
  56. leni
    19 Januari 2018
  57. maghfiroh
    20 Januari 2018
    • Danu Adji
      21 Januari 2018
  58. Andi
    23 Maret 2018
  59. Deret
    4 April 2018
  60. sahip
    18 April 2018
  61. Faradisa azzahra
    30 Juli 2018
  62. Deadwi
    31 Juli 2018
  63. Dila Putri
    7 Agustus 2018
  64. Nureka
    5 September 2018

Write a response